Kata Mutiara

Kesungguhan Adalah Kunci Keberhasilan

Macthing Antena 2X5/8 Lambda di Frekuensi 107.7 Mhz

Keunggulan dari Antena 2X5/8 ini mempunyai penguatan yg lumayan besar (lebih 5 db) dan juga mempunyai sudut pancaran yg sangat bagus (yaitu pancaran datar) .
Untuk mengetahui panjang gelombang atau lambda ini, maka dapat kita gunakkan Rumus panjang gelombang sbb:


C/Freq x 0,95 

Dimana C adalah Kecepatan Rambat Cahaya diruang hampa = 3.10panggkat 8, atau lebih mudahnya kita tuliskan nilai 300 untuk mempermudah dan menyederhanakan dalam menghitung panjang gelombang, Freq adalah Frequensi kerja yg dimaksud dan nilai 0.95 adalah nilai velocity vaktor dimana kecepatan rambat gelombang elektromagnit tentunya tidak sama pada setiap media, disini dituliskan 0.95 adalah nilai pendekatan cepat rambat pada media logam sebagai pembuat bahan antena..ok..paham rekan ??? Di sini kita ingin membuat antena 2X5/8 pada freq 107.7 mhz, begini penjabaran rumusnya 300/107.7 = 2.785 berarti panjang gelombang yg kita peroleh adalah 2.785  meter, kemudian kita kalikan 2.785 X 0.95 maka kita peroleh nilai 2.646 meter, inilah acuan yg akan kita kalikan 2X5/8, jadi 2.646 X 2X5/8 =3.3077 meter Atau 330.77 cm dan ini merupakan panjang total pecut antenanya. mudah bukan...????? Adapun diwaktu tuning atau seting antena yg sudah jadi sebaiknya jangan terlalu memendekkan atau memanjangkan antena walaupun antena bisa di adjust sampai beberapa cm, harus diingat panjang suatu antena harus tetap mengacu pada rumus, ini sangat penting dan vital, mungkin adjust antena cuma ada teloransi lebih kurang 1,5 cm saja, kalaupun belum didapatkan SWR yg rendah sebaiknya cek bagaian loading coilnya atau di tap ulang sampai mendapatkan SWR minimal..... 


Klik Gambar Untuk Menampilkan Tampilan Penuh !


Antena 2X5/8 setelah selesai di buat pada frekuensi 107.7 Mhz Untuk Radio Komunitas Fruits FM


Panjang loading coil seharusnya 1/4 lambda dari frek yg digunakan (P=66.155cm), tapi di sini saya menggunakan berdasarkan Turn yaitu 6 lilit dengan ukuran kawat mail 1.5 mm.


Hasil yang tertera pada SWR menunjukkan sangat bagus, karena jarum Macth tidak bergerak sama sekali.

PERHATIAN :
Untuk memulai macthing antena, sebaiknya pastikan terlebih dahulu mesin pemancarnya, apakah sudah lurus di frekuensi kerjanya apa belum,sebaiknya di cek menggunakkan Dumyload dan SWR per VCOnya, setelah yakin mesin pemancarnya OK, langkah selanjutnya yaitu mengetahui panjang kabel untuk frekuensi kerja pemancar anda.

Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat !!!

Post Lainnya Tentang Pemancar FM 87.5 - 108Mhz :


Data Velocity Factor (Vf) Kabel Antena

Memang pada dasarnya Coaxcial / kabel antena akan Match atau resonansi pada frek kerjanya apabila kabel tersebut mempunyai panjang dari kelipatan 1/2 Lamda dari frekuensi kerjanya, karena jika panjang kabel tersebut tidak sesuai dengan frekuensi kerjanya,maka anda akan mengalami kesulitan dalam usaha Macthing antena anda. Nah di bawah ini merupakan Data Velocity Factor (Vf) Kabel Antena.

KECEPATAN FAKTOR (VF) DARI KABEL COAXIAL SECARA UMUM

CABLE
VF
RG-8
.66
LMR-400
.85
RG-8X
.84
RG-11
.75
RG-58
.66 / 68
LMR-195
.83
RG-59
.82
RG-62
.84
RG-174
.66
RG-213
.66
RG-214
.66
RG-217
.66
RG-218
.66
RG-316
.79
RG-400
.695
LMR-500
.85
LMR-600
.86
1/2 KERAS
.81
7/8 KERAS
.81
LDF semua ver
.88

Untuk Cara menghitung panjang kabel yang di butuhkan pada frekuensi kerja anda, sudah ada pada postingan 3Brothers Study sebelumnya, silahkan di simak dan selamat bereksperiment....
 
Post Lainnya Tentang Pemancar FM 87.5 - 108Mhz :


Cara Mengetahui Panjang Kabel Berdasarkan Frekuensi FM


Pada dasarnya Coaxcial / kabel antena akan Match atau resonansi pada frek kerjanya apabila kabel tersebut mempunyai panjang dari kelipatan 1/2 Lamda dari frek kerjanya. Singkatnya demikian.
Contoh :
Frek kerja kita 107.7Mhz dengan mempergunakan kabel RG-58, disini misal kita ketahui Velocity Faktor RG-58 adalah 0,68. jadi kita hitung dulu sebagai berikut :

 (300/107.7 x 0,68) x 0,5 = 94.7 cm.

Nah sekarang kita sudah menemukan 1/2 lamda dari kabel RG-58 dengan frek 107.7 Mhz. Dan tinggal kita kalikan kelipatan nilai 1/2 lamda tersebut dengan menyesuaikan panjang kabel yg kita punya. Misal kita punya kabel 15 meter, maka nilai kelipatannya adalah 15 X 94.7 = 1420.5cm atau 14.205 meter . Ini adalah nilai pendekatan saja, lebih tepatnya kita harus tune kabel tersebut dengan menggunakan peralatan yg memadahi misal Antena Analizer dsb. Nantinya pasti akan diperoleh ketepatan yg persis, dengan panjang kabel yg lebih pendek lagi. Mengapa demikian....???? Tentunya faktor teknis Kabel Coaxcial terutama nilai Velocity Factor (Vf) akanlah tidak sama setiap jenis kabel RG-58 terutama dari segi mutu. Apalagi RG-58 yg tersedia dipasaran, nilai Vf cenderung lebih rendah ( jelas pasti) dari 0,68 sekalipun nilai (Vf) aslinya adalah 0.66

Catatan Penting:
Ada baiknya mas anda coba.., perkalian dari 1/2 lamda sebaiknya anda gunakan nilai BILANGAN PRIMA, misal anda gunakan nilai 17 - 19 dsb. Menurut penyesuaian panjang kabel anda. Pengalaman yg sudah di jalani, ternyata dengan mengalikan dengan bilangan Prima, maka akan diperoleh Resonansi jauh lebih bagus dan sempurna.... Untuk Data Velocity Factor (Vf) dapat di lihat pada Postingan 3Brothers Study Selanjutnya....
OK.. kawan... Selamat Mencoba Moga Sukses.. 


DataSheet Transistor (Mosfet) FM Yang Sering Di Gunakkan

107.7 Mhz , Fruits FM

Di bawah ini merupakan kumpulan Link dataSheet transistor (Mosfet) FM yang sering di gunakkan untuk daya di bawah 100Watt. DataSheet ini berfungsi untuk mengetahui daya yang dapat di keluarkan plus komponen standar dari pabriknya. Berikut Link tersebut :


OSILASI PARASITIK PADA PEMANCAR FM

Dalam perakitan PEMANCAR FM atau rangkaian RF pada umumnya, efek dari kapasitansi dan induktansi tidak bisa samasekali diremehkan. Semakin tinggi frekuensi kerja, semakin signifikan pengaruh dari reaktansi kapasitif dan induktifnya.

Kawat sepanjang 5 cm mungkin tidak berefek pada rangkaian audio, tetapi pada rangkaian uhf, akan dapat menimbulkan efek yang serius, dengan kata lain reaktansi induktifnya berlipat-lipat besarnya.

Kapasitansi internal transistor dan induktansi kawat jumper ( misal jalur PCB yang panjang ) dapat menimbulkan Osilasi yang tidak diinginkan (Unwanted Oscillations). Osilasi liar ini terbentuk dalam konfigurasi Colpits atau Hartley. Biasanya Osilasi ini terjadi mulai kawasan VHF – UHF.

Untuk mengurangi Osilasi liar akibat terjadinya umpan-balik positif ini, maka bisa kita tambahkan resistor sekitar 10 Ohm, atau dengan dieksperimen. Cara lainya mungkin dengan menyelipkan Ferrite Bead pada kaki basis. Ferrite Bead ini akan menyerap /meredam energi osilasi parasitik dan menghilangkan Osilasi yang tidak dinginkan ini. Dalam kasus lain, bisa diatasi dengan menurunkan ”feedback fraction” Atau dengan menggeser/merubah besaran pergeseran fasa.

Dalam praktek perakitan PEMANCAR FM, tata-letak komponen, layout PCB, shielding, dan pengawatan harus betul-betul diperhatikan. Sebaiknya kita mengacu pada rakitan built-up jika memungkinkan, dan tentu saja jika hanya berpedoman skematik diagram tingkat keberhasilan dalam merakit pemancar FM tentulah sangat kecil.

Seringkali kita harus banyak memasang ferrite bead dan capacitor by-pass untuk mengurangi self osilasi ini. Pada desain RF , groundplane (bidang ground) sangat signifikan pengaruhnya. Gunakan PCB dari bahan Fiber dan double side jika memungkinkan.
SEMOGA BERMANFAAT...!!!

Referensi By : http://txfm.blogspot.com/2008/07/osilasi-parasitik-pada-pemancar-fm.html

Post Lainnya Tentang Pemancar FM 87.5 - 108Mhz :


Skema Booster FM 80Watt Menggunakan 2SC1946A+2SC2782

Di bawah ini merupakan skema Booster FM 80Watt Menggunakan 2SC1946A+2SC2782 dengan ukuran PCB 10cm X 20cm yang telah saya modifikasi dari product Aircom.

Memang gampang-gampang susah dalam membuat sebuah pemancar FM, karena banyak sekali gendalanya yang terkadang membuat kita bingung sendiri, saya mengalami kesulitan dalam memodifikasi boster ini, kesulitan itu sebagai berikut :
  • Exiter yang saya gunakan adalah Extra Lock 1 dari product Aircom (Ini tidak ada masalah)
  • Boster mengeluarkan Watt kecil (25 Watt) tapi 2SC2782-nya panas banget dengan ampere meter yang tinggi (sekitar 16 Ampere)
  • Dengan watt tersebut, jangkauannya sangat pendek (Tidak sampai 6 km)
  • Setelah setelah saya lakukan tuning lagi dan tuning lagi, akhirnya watt-nya bisa naik lumayan tinggi (60 Watt), tapi masih tetap tidak bisa mancar jauh (Tidak sampai 7 km) dengan kwalitas audio yang buruk.
Jadi buat teman2 yang mengalami hal yang sama, sebaiknya coba deh skema di bawah ini, selain jangkauannya lumayan jauh, kwalitas audio yang stabil, skema ini juga sudah saya uji coba On Air 24 Jam selama 1bulan dan masih tetep OK dengan antena 5/8 serta tinggi antena 18 meter plus kabel antena RG8 yang saya gunakan.

3Brothers Study

Klik Gambar Untuk Melihat Tampilan Yang Lebih Besar !


3Brothers Study


Hal-hal yang perlu di perhatikan dalam membuat boster FM :
  • Power Suply yang di lengkapi dengan Volt Meter dan Ampere Meter
  • Gunakan Domyload 50 Ohm 
  • SWR Standart , Misalnya Daiwa CN-801
Jika teman-teman ingin memodifikasi sendiri sebuah boster FM yang telah anda miliki, saya sangat merekomendasikan kepada anda untuk menggunakan software FM Calculator

Post Lainnya Tentang Pemancar FM 87.5 - 108Mhz :


Cara Membuat Daftar Isi Blog Dengan Menggunakan JQuery


Bagaimana Cara Membuat Daftar Isi Blog Dengan Menggunakan JQuery. Daftar isi Merupakan salah satu fitur tambahan yang kita pasang di blog bertujuan untuk memudahkan pengunjung blog dalam mencari Artikel-artikel yang ada di blog kita. Selain itu, Daftar isi juga merupakan Penilaian tersendiri dari pengunjung blog terhadap pengaturan tata-letak artikel pada blog tersebut.

Daftar isi yang kali ini berbeda dengan daftar isi pada umumnya, kali ini saya akan share cara membuat daftar isi blog dengan JQuery, oke langsung saja :


1.Login Ke Akun Blog Sobat
2.Masuk Ke Template
3.Pilih Edit Html
4.Klik Lanjutkan
5.Centang Expandt Widget Templates
6.Cari Kode ]]></b:skin> , & letakkan kode berikut tepat diatas kode yang telah di cari :
/* Daftar Isi With JQuery */ #dafis-acc{ font-family:"Trebuchet MS", Tahoma, Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size:12px; color:#333; background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWyX37jvp3jR1CkWxXyVqnx1ZT6GbsbFxndVS0UBG0qWiPFYthZQnMpUxtc1sJP8wJA0gH6glVgPxT_G-DFjirqWgs8cBYyh0rbC7FlYZ9_l704_5EhKv0s0NBKZInQ6X3RqltGapJYs0/s320/bg5.gif) repeat-y scroll left center #E7F7FB; padding:2px 0; border:1px solid #339DC6; } .dafis-label{ background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxaSgClYOryK4MFR3sdl4Q94mTxhvZvF40EaHW_qTOVkum8LXwOldITmgeOuL1q-5bqZrRzD4woBXFoBZ_tBtFlUIbVMEoWNhrRphh1reJEPeVVVSgM6DLJZrAxJLwR_k9Oa1djjn1guE/s1600/bg4.gif) repeat-x scroll 0 0 #E1F4FB; font-weight:bold; line-height:1.4em; overflow:hidden; white-space:nowrap; vertical-align: baseline; margin: 1px 3px; outline: none; cursor: pointer; text-decoration: none; padding: 2px 10px; color: #fff; text-shadow: 0 1px 1px rgba(0,0,0,.3); border:1px solid #2F94BA; } .dafis-label:hover{ background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4Cd3nqAiISAD2h_9uocca_TKwIO11-Xn1M3fxGa_oDFyFstp2a7NmnpwwNMuEz4aIVOtLL0CURU5ev_gSVZACSyUljXCOP18P6EACMAHTo1bU-Dz4qXqPlB6q_r_5IL3yYzBbnArzdFw/s320/bg2.gif) repeat-x scroll 0 0 #E1F4FB; color:#003366; } .dafis-daf ol{ margin:0 0 0 30px !important; padding:0 !important; } .dafis-daf ol li{ background-color:#C9E9F4; line-height:1.5em; margin:1px 3px !important; white-space:nowrap; text-align:left; border:1px solid #339DC6; } .dafis-daf ol li a{ text-decoration: none !important; color:#333 !important; display:block; padding-left:10px; } .dafis-daf ol li a:hover{ background: #7BC4DF; border-left: 5px #333 solid; padding-left: 5px; text-shadow: 0 1px 1px rgba(0,0,0,.3); }
7.Kemudian Cari kode </head> dan letakkan kode berikut tepat di atas kode yg di cari :
 <script src='http://dapurtutorial8.googlecode.com/files/Shttp://agungtalaga.blogspot.com/2012/05/cara-membuat-daftar-isi-blog-dengan.htmlcriptdaftarisi1.js' type='text/javascript'/>
8.Kemudian Save Template
9.Selanjutnya sobat masuk Ke TataLetak => Tambah Gadget => Html/JavaScript
10.Copy-Pastekan Kode Berikut  :
<script type="text/javascript" src="http://dapurtutorial9.googlecode.com/files/Scriptdaftarisi2.txt"></script> <script src="http://fungsi-media-internet.blogspot.com/feeds/posts/summary?max-results=1000&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>
11.Save Gadget
12.Jika Sobat ingin Membuat Daftar Isi Dengan Scrool, Silahkan Coppas Script Berikut :

<div style="overflow:auto;width:350px;height:150px;padding:
10px;border:1px solid #C33F00">
<script type="text/javascript" 
src="http://dapurtutorial9.googlecode.com/files/Scriptdaftarisi2.txt">
</script>
 <script src="http://fungsi-media-internet.blogspot.com/feeds/posts/summary?
max-results=1000&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc">
</script></div>
13.Ganti Teks Yang Bewarna Merah Deng Url Blog Sobat.

Sampai di sini dulu, semoga bermanfaat...!!!

Tips Ngeblog :

Kembali ke Site Map / Daftar Isi di Blog Ini, Klik Di Sini !


Membuat Breadchumbs Agar Label Di Index Google


Bagaimana caranya Agar Label Dapat Di Index Google Search Engine. Membuat Navigasi Breadchumbs Untuk Sebuah Web/Blog Sangatlah Penting.
Breadcrumbs adalah link / tautan yang biasanya sering sobat temukan di atas sebuah judul artikel, bentuknya seperti Home, Kategori, Judul Artikel, dll
Penggunaan breadcrumbs bisa bermanfaat untuk:
1. memudahkan user atau pengunjung untuk menavigasi halaman situs
2. membuat search engine dapat menavigasi struktur halaman situs dengan lebih mudah

Berikut Tutorialnya :
1.Login Akun Blog Sobat
2.Masuk Ke Template
3.Klik Edit Html
4.Klik Lanjutkan
5.Centang Expandt Widget Template
6.Cari Kode ]]></b:skin> Dan Letakkan Kode Berikut Tepat Di atasa Kode ]]></b:skin> 
breadcrumbs {padding:5px 5px 5px 0px; margin: 0px 0px 15px 0px; font-size:85%; line-height: 1.4em; border-bottom:3px double #e6e4e3;}
7.Selanjutnya Sobat Cari Kode <b:includable id='main' var='top'>
8.Hapus Kode Tersebut Dag Ganti Dengan Kode Berikut :
<b:includable id='breadcrumb' var='posts'><b:if cond='data:blog.homepageUrl != data:blog.url'>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>
<div class='breadcrumbs'><span><a expr:href='data:blog.homepageUrl' rel='tag'>Home</a></span> &#187; <span><data:blog.pageName/></span></div>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<!-- breadcrumb for the post page -->
<b:loop values='data:posts' var='post'>
<b:if cond='data:post.labels'>
<div class='breadcrumbs' xmlns:v='http://rdf.data-vocabulary.org/#'>
<span typeof='v:Breadcrumb'><a expr:href='data:blog.homepageUrl' property='v:title' rel='v:url'>Home</a></span>
<b:loop values='data:post.labels' var='label'>
&#187; <span typeof='v:Breadcrumb'><a expr:href='data:label.url' property='v:title' rel='v:url'><data:label.name/></a></span>
</b:loop>
&#187; <span><data:post.title/></span>
</div>
<b:else/>
<div class='breadcrumbs'><span><a expr:href='data:blog.homepageUrl' rel='tag'>Home</a></span> &#187; <span>Unlabelled</span> &#187; <span><data:post.title/></span></div>
</b:if>
</b:loop>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;archive&quot;'>
<!-- breadcrumb for the label archive page and search pages.. -->
<div class='breadcrumbs'>
<span><a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a></span> &#187; <span>Archives for <data:blog.pageName/></span>
</div>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
<div class='breadcrumbs'>
<b:if cond='data:blog.pageName == &quot;&quot;'>
<span><a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a></span> &#187; <span>All posts</span>
<b:else/>
<span><a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Home</a></span> &#187; <span>Posts filed under <data:blog.pageName/></span>
</b:if>
</div>
</b:if>
</b:if>
</b:if>
</b:if>
</b:if>
</b:includable>
<b:includable id='main' var='top'>
<b:include data='posts' name='breadcrumb'/>  
9.Save Template

Oke Sobat, silahkan di coba...!!!

Tentang SEO :
Kembali ke Site Map / Daftar Isi di Blog Ini, Klik Di Sini !

Diberdayakan oleh Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More